Jum. Jan 27th, 2023
Spread the love
0Shares

D’ Castello tempat wisata baru di Kawasan kaki gunung Tangkuban perahu, banyak orang nyebutnya “Kastil”. Mungkin itu yang mudah diucapkan lidah masyarakat. Mudah dikata dan mudah diingat, apa saja tidak ada yang melarang, biasanya sebutan atau istilah yang keluar dari masyarakat akan lebih dikenal ketimbang nama aslinya.

Wahana paling indah saat ini, lokasinya tidak jauh dari pemandian air panas Ciater, arah Subang. Sebelum masuk area  lokasi dari jauh sudah terlihat bangunan menyerupai kubah di negeri dongeng. Warnanya kontras perpaduan merah kuning biru biasanya disebut dengan warga google.

Lokasi d’catello ini memang bagus sekali dari arah subang terlihat jelas pemandangan langsung melihat kubah besar, demikian juga dari arah lembang menuju subang tampak jelas. Lokasi “cuan” ini cepat mendatang kocek banyak.

Betapa tidak lokasi wisata ini baru beberapa bulan, pengunjungnya mencapai ribuan, bahkan setiap hari biasa, mencapai 400 sampai 500 orang, kalau hari libur mencapai 2000 sampai 4000 orang.

Daya Tarik lokasi wisata baru ini, karena bangunan dan lokasi tepat di kaki gunung Tangkuban Perahu, cocok untuk rekreasi keluarga sampai rombongan. Karena selain parkir luas, factor utamanya harga tiket untuk masuk satu orang saja dihari biasa hanya Rp20.000, hari libur 25.000 sudah termasuk biaya parkir.

Dengan harga cukup terjangkau, banyak yang bisa diperoleh di lokasi ini seperti mereka yang suka jalan menikmati pemandangan, mengambil spot foto yang sangat banyak selaki ragamnya. Mencicipi hidangan dan duduk duduk santai.

Lihat apalagi di lokasi ini, selain pemandangan gunung, lembah dan hamparan kebun teh serta pepohonan yang sekali sekali muncul kabut menyelimuti wahana ini, yang suasana lebih menyenangkan dan romantic bagi mereka yang sedang berpacaran. Juga hamparan bunga warna warni sangat indah sekali, padahal jenis bunga tidak ada yang terbilang mahal. Hanya penataan yang professional sehingga terkesan mewah.

Menurut beberapa penyuka hiburan yang kebetulan baru datang dari Brebes mengatakan, takjub dan sangat menikmati. Mereka sengaja ingin mengetahui lokasi hiburan dan foto foto, katanya.

Selain dari Brebes  ternyata banyak juga dari kota kota lainnya yang berdatangan, baik rombongan maupun kelompok kecil. Memang tempat wisata baru ini dengan cepat menyedot animo masyarakat dari berbagai golong.

Dari beberapa lokasi di tempat itu tampaknya akan diperluas dan dibangun beberapa ornament lainnya, karena tampak disana sini masih ada penataan dan perbaikan.

Tampaknya lokasi wisata yang satu ini masih bebenah, karena masih banyak tempat tempat yang kosong. Anehnya walau masih terkesan diperbaiki dan ditambah tempat tempat lainnya, para pengunjung terus mengalir.

 

Biasanya kalau lokasi wisata baru yang ramai selalu bermunculan berbagai kendala, apalagi tangan tangan jahil. Ini pun di Kawasan wisata D ‘Castello kini sudah mulai bermunculan orang orang yang mengenakan pakaian seragam ormas, baik parkir liar maupun ikut ikutan nongkrong.

Hal seperti ini biasanya kalau tidak cepat ditindak oleh aparat atau keamanan setempat, akan menjamur. Kalau sudah menjamur, tidak menutup kemungkinan terjadi kerawanan yang menyebabkan pengunjung enggan berdatangan.

Tantangan untuk pengelola tempat ini, harus membersihkan dari mereka mereka yang hanya ikut nimbrung dengan mengenakan pakaian seragam yang tidak menentu. Gangguan kamtibmas, biasanya terjadi setelah berebut lahan parkir, menjual lahan liar dijadikan lapak lapak PKL yang membuat lokasi wisata jadi “serem”, kotor, dan muncul gangguan kriminalilitas.

Sonni Hadi

0Shares
sonni hadi

By sonni hadi

Pengelola Sonni Hadi wartawan majalah mahardika anggota PWI Jawa Barat No kta 10.00.5551.95. Independent tidak terkait dengan satu golongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *