Jum. Jan 27th, 2023
Spread the love
0Shares
sonni hadi

Jakarta,- Pemerintah memperbolehkan mudik lebaran 2022, setelah 2 tahun masa pandemic dibatasi. Kali ini mereka yang mudik harus mempersiapkan vaksin penguatan (Booster) atau memperlihatkan sudah divaksin dua kali dan keterangan sudah antigen.

Selama suasana mudik, semua jalan tidak ada penyekatan, namun tetap dihimbau tidak melakukan hal dapat mengundang kecelakaan. Semua apparat yang berutgas akan langsung memantau jalannya arus mudik setiap kewilayahan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, masyarakat yang akan mudik tidak akan diperiksa dan ada penyekatan, asalkan mereka bisa memperlihatkan surat sudah divaksin, dan tidak perlu di PCR atau antigen.

Mudik sekarang dibolehkan, asal sudah booster

Sebagaimana disebutkan Juru Bicara Kementrian RI Aditia Irawai, masyarakat agar segera melakukan vaksin booster untuk menjadi perisai diri menghadapi mobilitas masyarakat yang diperkirakan akan sangat meningkat dimasa mudik lebaran tahun 2022 ini.

Lebaran tahun ini memang special, dengan diterbitkannya surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri yang mengatur perubahan hari libur nasional 2022. SKB ini mengatur cuti bersama hari Raya Idufitri 1443 H atau Lebaran 2022. SKB tersebut merupakan keputusan bersama Menteri Agama No. 375/2022, Menteri Ketenagakerjaan No.1/2022 dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No.1/2022 tentang Perubahan atas SKB Menag, Menaker dan Menpan RB No. 963/2021, No.3/2021 dan No.4/2021 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022.

Dengan diterbitkannya SKB tersebut, tentu cuti Bersama akan menambah jumlah pemudik tahun ini, bahkan Presiden RI  Ir. Joko Widodo menggariswawahi agar masyarakat segera melengkapi dirinya dengan caksin penguatan (booster) serta harus tetap melaksanakan protocol kesehatan secara disiplin, dan harus selalu mengenakan masker terutama pada saat di tempat keramaian atau kerumunan.

Sonni Hadi

 

0Shares
sonni hadi

By sonni hadi

Pengelola Sonni Hadi wartawan majalah mahardika anggota PWI Jawa Barat No kta 10.00.5551.95. Independent tidak terkait dengan satu golongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *